CUMA 15 MENIT ..
Sebagian besar orang kalo jualan, cuma sibuk gedein omset, tapi nggak pernah punya waktu untuk cari tau berapa aset, omset, daftar produk, dst. Padahal, sisakan waktu 15 menit aja setiap hari dengan suasana yang tenang, nggak bising. Buat apa? Menulis.
.
Kumpulin bon bon, faktur, kuitansi, bukti pengiriman, bukti transfer, penjualan, dst, lalu catat data :
- sudah berapa omset yang diperoleh
- pembeli lebih banyak dari wilayah mana, jam berapa
- pembeli lebih banyak dari wilayah mana, jam berapa
- produk yang dibeli paling banyak harga berapa
- produk yang paling laku harga berapa dan apa jenisnya
- produk yang kurang laku harga berapa dan apa jenisnya
- catat data jenis produk apa yang paling banyak dibeli
- produk yang Anda nggak punya tapi serinya ditanya
- dst.
.
Cuma nulis doang, nggak pake komputer pun gpp, malah disarankan pakai buku, buku yang 1500 perak pun gpp. Menulis itu menajamkan daya ingat. Lakukan rutin, cuma 15 menit kok, setiap hari. Apa yang kita tulis? Ah, yang gampang aja kayak anak SD, bikin kolom Nama, Telepon, Wilayah (domisili pembeli), Ongkos Kirim, Harga Terjual, Harga Modal (kita beli), Jenis Produk, dst. Bikin juga catatan di buku terpisah isinya stok barang, ongkos beli, harga kemasan, dst.
.
Setelah catatan Anda terkumpul, langkah selanjutnya, periksa semua buku Anda. Dari situ Anda bisa membuat perencanaan dengan memeriksa catatan penjualan, mempelajari grafik lalu membuat perencanaan pengembangan usaha kira kira mau investasi dimana, mau bikin strategi apa, dst. Dari situ juga Anda bisa melakukan efisiensi, misalnya mana produk yang kurang laku tapi stoknya banyak, apakah mau diobral ngabisin stok aja dan ganti produk, atau gimana. Jadi, nanti keputusan yang Anda ambil berdasarkan data, bukan karena lagi mood atau cuma kira kira.
.
Awalnya cuma 15 menit, tapi jika Anda merasa itu ada manfaatnya akan bertambah dengan sendirinya menjadi 20 menit, 25 menit, 30 menit sampai akhirnya Anda rela menyisihkan waktu 1 jam setiap hari pada waktu yang sama (misalnya saat toko tutup) hanya untuk memeriksa perkembangan usaha Anda. Mau genjot omset pun Anda tau harus genjot penjualan produk yang mana, dengan apa (metode), biayanya butuh berapa, dst, berkat data di pembukuan Anda.
.
"Mas, omset saya kan cuma 1 juta perbulan. Apa butuh pembukuan juga?"
Nah, justru saat bisnis masih kecil, pembukuan harus bagus. Bagus dalam arti Anda jadi tau persis harga modal, harga jual, ongkos, omset, dst. Jadi kelak saat bisnis membesar atau mau diperbesar, Anda sudah punya gambaran perencanaan yang matang, mau mulai darimana dan kemana, karena punya data.
.
Saya bukan pengusaha sukses, saya cuma ingin berbagi hal yang sekiranya bermanfaat. Karena kebiasaan saya tiap jualan saya selalu punya catatan berapa modal, harga jual, jumlah stok, dst.
.
Have fun!
.
Saturday, October 28, 2017
Cuma 15 Menit .....(sebuah catatan seorang pebisnis online)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
ini yg disebut data mining
ReplyDeleteTerimakasih info nya Pak ,persepsi saya data minning itu istilah utk hal yang canggih canggih ternyata ketika di sederhanakan ya dekat dengan kehidupan sehari hari ya Pak.... ,salam kenal
Delete